Postingan

LOGIKA FILSAFAT DAN SAINTIFIKA

15-juni-2021 Oleh : Suyufi Marlina y Nim : 1920100339 Email : yupisiregar@gmail.com ABSTRAK  This paper aims to reveal a science that comes from the philosophy of education through the perspective of language ontology. Basically, language itself is part of culture, culture and language as two independent systems in obtaining scientific truths. The current reality illustrates that curiosity in the perspective of educational philosophy encourages humans to be amazed by everything, especially those in nature, and even itself leads to the realm of philosophy itself. Language in educational philosophy can position language and culture through the perspective of ontology as a vital part that humans face throughout their life. Humans always take action according to reactions so that humans are dynamic and shape their existence. Language in educational philosophy can be explored through an ontology perspective, namely (1) the realm of language philosophy, (2) the realm of educational philo...

drre

Iiiii

Filsafat Ilmu

Nama : Suyufi Marlina Siregar Nim : 1920100339 PAI 4 A.Filsafat Ilmu Filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. ¹ Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri. B. Konsep dan Pernyataan Ilmiah Ilmu berusaha menjelaskan karakter alam yang se...

logika filsafat dan saintifika

Nama : Suyufi Marlina Siregar Nim : 1920100339 PAI 4 A. Logika filsafat Logika filosofis atau bisa juga disebut logika filsafat, logika sebagai cabang filsafat . Filsafat adalah kegiatan / hasil pemikiran /permenungan yang menyelidiki sekaligus mendasari segala sesuatu yang berfokus pasa makna dibalik kenyataan atau teori yang ada untuk disusun dalam sebuah system pengetahuan rasional. Logika adalah sebuah cabang filsafat yang praktis. Praktis disini berarti logika dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Logika lahir bersama-sama dengan lahirnya filsafat di Yunani. Dalam usaha untuk memasarkan pikiran-pikirannya serta pendapat-pendapatnya, filsuf-filsuf Yunani kuno tidak jarang mencoba membantah pikiran yang lain dengan menunjukkan kesesatan penalarannya. Logika digunakan untuk melakukan pembuktian. Logika mengatakan yang bentuk inferensi yang berlaku dan yang tidak. Secara tradisional, logika dipelajari sebagai cabang filosofi, tetapi juga bisa dianggap sebagai cabang matematik...

TASAWUF

Nama : Suyufi Marlina Siregar Nim : 1920100339 PAI 4 Bab 1 Mengenal Identitas Tasawuf   A. Pengertian tasawuf tasawuf adalah jalan menuju Tuhan. Kalimat memuat dua kata kunci penting, yaitu jalan dan tujuannya Tuhan. Sebagai jalan, tasawuf adalah salah satu jalan mengenal Tuhan. Jalan mengenal Tuhan bisa juga diartikan, jalan mendekatkan diri kepadaNya. Bisa juga maksudnya, metode sistematis untuk menuju Tuhan. Lebih teknis kelak dalam tasawuf dikenal dengan tarekat. Tarekat itu bagaikan organisasi yang memandu jalan menuju Tuhan . Tarekat ini bisa juga diibaratkan dengan kendaraan menuju Tuhan. Contohnya Tarekat Naqsabandiyah, punya sistem dan rute menuju Tuhan. Tarekat Qadariyah juga punya sistem dan rute menuju Tuhan. Tarekat Khalidiyah dan lain-lain juga punya sistem dan rute yang bisa saja ada kesamaan dan perbedaannya antara satu dengan yang lainnya. Tujuan bertasawuf sebagaimana dikemukakan Harun Nasution adalah ―Menuju Tuhan‖. Terminal terakhir perjalanan itu adalah te...

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN

Sehat Sultoni muojkuiimDalimunthe, Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Al Qur'an, (Yogyakarta : Deepublish, 2016), hal. 125 .  PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF AL QURAN Oleh : yupisiregar@gmail.com Ruang lingkup pembahasan karakterr atau akhlak seringkali dipahami berupa inn masih onokebaikan dan keburukan. Biasa juga disebut akhlak yang baik dan yang buruknn mm nk. Akhlak yang baik, contohnya yang paling populer, sifat-sifat Nabi Muhammad Saw. siddÄ«q, amanahk, tablig, dan fatanah. Akhlak yang buruk itu, contohnya dengki, iri, sombong, bakhil, dan sebagainya. Penyebutan empat sifat Nabi Muhammad Saw. Tidak diketahui ijtihad siapa dan sumbernya dari mana. Pendidikan karakter berasal dari dua kata yaitu pendidikan dan karakter, penulis mencoba menjelaskan pengertian dari pendidikan, karakter dan pendidikan karakter agar bisa di tarik sebuah kesimpulan. Menurut beberapa ahli, kata pendidikan mempunyai definisi yang ber- beda-beda tergantung pada sudut pandang, p...